Pengembangan Pedoman Pembelajaran di Tempat Kerja untuk Mendukung Pembentukan Corporate University ASN

Muhammad Firdaus

Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Saya sedang mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat I yang berlangsung dari 6 Februari hingga 5 Juli 2018. Sebagai proyek perubahan saya, pimpinan mengamanahkan untuk untuk berkontribusi pada pengembangan Corporate University ASN. Lebih tepatnya, menyusun "Pedoman Penyelenggaraan Pembelajaran di Tempat Kerja" yang nantinya akan dijadikan bahan perumusan kebijakan. Meskipun pembelajaran di tempat kerja berlangsung setiap saat dan dilakoni setiap orang karena tuntutan pekerjaan dewasa ini, namun bentuk pembelajaran ini belum disadari  dan belum dipahami sehingga menjadi tantangan besar ketika akan diatur dandibuat dibuatkan pedoman.

Saya terbuka untuk menerima pemikiran dan masukan dari berbagai pihak. sampaikan komentar, saran dan pertanyaan ke saya melalui muhf2@yahoo.com, telepon 081355526286 (WA), atau Click Forum Diskusi di Web ini.​

Proyek perubahan ini mencoba menjawab tantangan jaman terkait dengan pengembangan kompetensi pegawai ASN di Indonesia. Karena dinamika perubahan yang terjadi maka model pengembangan kompetensi yang hanya mengandalkan pembelajaran klasikan yang diselenggarakan di lembaga-lembaga pelatihan selama ini sudah tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan pengembangan kompetensi pegawai.

Bukan berarti model pelatihan klasikal perlu dihilangkan lalu digantikan dengan model lain. Model klasikal akan tetap dibutuhkan karena terbukti sangat efektif dalam mentrasfer pengetahuan yang sifatnya eksplisit. Namun karena pengetahuan yang dibutuhkan dewasa ini justru lebih banyak yang bersifat tacit, maka model pembelajaran klasikal ini perlu disuplemen dengan model pembelajaran yang sesuai.

Kelemahan lain model pembelajaran klasikal adalah sifatnya yang episodik, padahal kebutuhan akan pengetahuan dan keterampilan baru terjadi sangat cepat. Selain itu, generasi millennial telah memasuki karir ASN. Mereka ini adalah generasi yang memiliki cara belajar yang lebih fleksibel, terbuka. Merekamampu mengakses sumber-sumber pengetahuan yang luas melalui teknologi informasi yang sangat mereka kuasai penggunaannya. Mereka juga memiliki keberanian, motivasi dan aspirasi yang tinggi. 

Menyadari kondisi di atas, Lembaga Administrasi Negara yang diberi mandat sebagai pembina pendidikan dan pelatihan ASN mencoba mereformasi sistem pengembangan kompetensi pegawai ASN. Corporate University ASN merupakan model yang dianggap mampu melayani kebutuhan belajar dewasa ini.  Corporate univerity pada prinsipnya mewadahi budaya organisasi pembelajar yang sifatnya abstrak dan implisit sehingga menjadi lebih eksplisit.

Corporate university ditopang oleh duamodel pembelajaran yang harus diseimbangkan. Pertama, pembelajaran di lembaga-lembaga Diklat dalam bentuk klasikal dan terstruktur yang selama ini dilaksanakan. Kedua, pembelajaran di tempat kerja yang sifatnya fleksibel. Berbeda dengan pembelajaran klasikal yang telah mengalami proses pengembangan yang memadai, pembelajaran di tempat kerja hampir-hampir tidak dikenal. Padahal menurut teori 70 - 90 persen dari pembelajaran yang dialami seseorang tidak berlangsung dalam ruang kelas Diklat, tetapi didapatkan dari luar, termasuk yang dominan adalah di tempat kerja.

"Tanpa membangun sistem pembelajaran dan validasi untuk pembelajaran di tempat kerja, maka corporate university akan berjalan pincang dan berpotensi menjadi sekadar nama lain dari Pusat Diklat", demikian pernyataan yang saya buat pada halaman depan web ini.

Karena saya sementara mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Tingkat I, maka pimpinan mengamanahkan untuk mencoba memberikan suatu bentuk dukungan agar rencana LAN mendirikan Corporate University ASN dapat terwujud dan berjalan dengan baik. Dari diskusi dengan mentor, Bapak Dr Muhammad Taufiq, DEA., maka disepakati untuk melaksanakan proyek perubahan yang sejalan dengan rencana di atas dengan membangun pedoman pembelajaran ditempat kerja.

Ini tentunya merupakan tugas yang sangat menantang namun suatu kehormatan diberi kepercayaan untuk melaksanakannya. Mohon dukungan dari berbagi pihak agar cita-cita besar LAN ini dapat terwujud.

Terima kasih telah membaca artikel ini.